FP2KEL Nilai Kemenag Luwu Kurang Elok Menggunakan Istilah “Susu Tante” di Aksi Kemanusiaan

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

FP2KEL Nilai Kemenag Luwu Kurang Elok Menggunakan Istilah “Susu Tante” di Aksi Kemanusiaan

Kamis, 23 November 2023

Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif Legislatif
(FP2KEL) Ismail Ishak


LUWU, JMI - Istilah atau singkatan yang digunakan oleh Kantor Kementrian
Agama Kabupaten Luwu menimbulkan kontroversial.



Penyebab kontroversial tersebut karena adanya penggunaan
istilah atau singkatan yang digunakan dinilai kurang elok saat menggelar Aksi
Solidaritas Palestina Kemenag, Selasa, 21 November 2023 kemarin.



Dalam Aksi penggalangan dana tersebut Kemenag menggunakan
istilah atau singkatan “Susu Tante” yang merupakan kepanjangan dari Sumbangan
Sukarela Tanpa Tekanan.



Bila bila dimaknai secara harfiah, kata “Susu Tante” itu
adalah payudara milik tante.



Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif Legislatif
(FP2KEL) Ismail Ishak menilai, penggunaan istilah atau singkatan tersebut
kurang elok atau tidak pantas digunakan oleh institusi Kementrian Agama.



"Istilah atau singkatan itu tidak pantas disuguhkan
oleh institusi Kementrian Agama, masih banyak istilah lain yang bisa digunakan,”
ucap Ismail Ishak di hadapan media, Kamis, 23 Januari 2023.



Ismail Ishak juga menyampaikan, kegiatan Kemenag ini
sangatlah bagus karena merupakan aksi kemanusiaan untuk membantu
saudara-saudara kita di Palestina.



“Salut dengan langkah yang dilakukan Kemenag Luwu dalam
melakukan pengumpulan dana untuk kemanusiaan guna membantu saudara-saudara kita
di Palestina, hanya saja istilah atau singakatan yang digunakan agak bertolak
belakang dengan nama Kemenag Luwu  yang
menggunakan istilah “Susu Tante", ucap Ismail.



Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Luwu
H. Nurul Haq saat dikonfirmasi media menyampaikan, yang bisa memberikan
konfirmasi dari istilah tersebut adalah Humas Kemenag Luwu.



“Dia memberikan istilah tersebut, mohon konfirmasi langsung
ke Humas” jawab H. Nurul Haq.



Sementara itu Humas Kemenag Luwu saat dikonfirmasi media
menyampaikan akan mengkonfirmasi ke Kepala Kantor dan editor Humas Kanwil
Kemenag Sulsel



“Iye pak, terima kasih atas tanggapannya, Insya Allah saya
konfirmasi ke pak Kepala Kantor dan teman-teman para editor dari Humas Kanwil
Kemenag Sulsel” jawabnya, Kamis, 23 November 2023.



Dikutip dari laman resmi Kementrian Agama RI Provinsi
Sulawesi Selatan, Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan (Susu Tante) merupakan aksi
kemanusiaan yang diadakan di Kementerian Agama Kabupaten Luwu untuk Peduli
Palestina.



Aksi donasi kemanusiaan Peduli Palestina yang terkumpul
mencapai Rp. 109.481.000,- diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Luwu
dan beberapa orang staf ke Kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui rekening 

“Aksi Solidaritas Palestina Kemenag” dan diterima langsung oleh teller di Bank
tersebut. Selasa, (21/11/2023)



Dana tersebut dikumpulkan dari seluruh lini Kementerian
Agama Kab. Luwu, yaitu dari para Pejabat dan Pegawai Kantor, kalangan Madrasah
dan RA baik guru maupun siswa, kalangan Kepala KUA dan staf, Penyuluh Agama
Islam dan Kristen, Pengawas, dan PPPK.



Dana terkumpul sampai sejumlah itu berkat motivasi dan
dorongan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Drs. H. Nurul Haq,
MH, yang tak henti-hentinya mengingatkan kepada ASN maupun Non ASN pada setiap
kesempatan untuk menanam amal jariyah kepada yang mebutuhkan amalannya akan
diterima di akhirat kelak.



Kepala Kantor menyampaikan bahwa dana tersebut kemungkinan
masih akan bertambah dan diberikan kesempatan kepada mereka yang akan berdonasi
sampai tanggal 30 November 2023.

 

Pewarta : M ARIS